Tampilkan postingan dengan label batik gentongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batik gentongan. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 September 2017

Kamis, 01 Januari 2015

Another Tanjungbumi

Well apparently i bough other than just sarong in my trip to tanjungbumi. The two style that appear large both in design approach due to its strong-characteristic of "latar" or background, are crackled brown known locally as "Kulit Sapi" or cowhide, and "tarpotte" or whities.....
here they are....




























Senin, 08 Juli 2013

The Entrepreneur

This month marked the fourth year of our existence in Royal Plaza , still the major place we resided. Although we'd grown to other places such as our 2nd store in Royal Plaza, litle joint-venture projects in Hotel Majapahit & The Grand Palace Dept. Store, Royal Plaza Outlet still the one i consider the most memorable move i had as beginner entrepreneur.

I Remember on how we rent one (nearly) 9 sqm tiny store that i thought would be a cool idea, only to realize that i had choose "the wrong side" of Royal Plaza wing (The Pintu Timur, this section has no major anchor to create substantial traffic). But indeed God had plan for every variety of plans we made.
And we turns out fine. Not (yet) big, but fine. Alhamdulillah.
It also the month we choose to publish our first printed ad in freely-circulated "Hallo-Surabaya" tabloid aimed for middle-class households. It is placed in strategic malls, hotels, and major residentials all over Surabaya. Hope this investment can move us into some (business) recognitions.
For you visiting Surabaya and looking for a quality souvenir of East Java, please check our wide array of Madura Batik selections at "The Pasongsongan Royal Plaza"  G-floor (Ground) no. C2-45 , Jl. A Yani 16-18 Wonokromo Surabaya.   

Kamis, 18 November 2010

Magnificent gentongan

Pernah gak denger kata gentongan ? untuk yang gemar batik sampe kelas kolektor, pasti pernah. Apalagi saat ini sedang ada eksebisi tentang batik Madura gentongan di Jakarta.
Berikut adalah contoh-contoh gentongan yang saya punya.
Aslinya sih sudah lupa ini namanya apa, tapi kira-kira ini adalah kombinasi ‘ganggeng’ (tumbuhan air) dengan gajah. Termasuk gentongan putihan dan cukup mahal, karena proses putihan justru makan banyak effort untuk menutupi bidang yang luas, dan membentuk ‘duri-duri’ ganggeng tersebut.
Di tumpalnya, sarung gentongan ini menggunakan motif “tasek-malaya” yang katanya menggambarkan laut yang menjorok ke daratan (tasik) dan bagian sungai yang ditumbuhi pepohonan rimbun.
Jangan lupa, di latar depannya ada gambar manok’(burung) cendrawasih.

nah, untuk yang satu ini memang motif favorit saya, karena menurut saya benar-benar menunjukkan kelas batik dengan tingkat kerumitan yang tinggi. Digolongkan gentongan putihan, penutupan fabric nya benar-benar luar biasa, mengingat untuk membentuk gambar bulu-bulu (atau duri-duri ya) yang ditutup adalah background-nya, dan secara super hati-hati, menyisakan ruang terbuka serambut, agar bagian yang tidak ditutup malam ini-lah yang kena pigment-nya. Ruarr biasa....

Dan " The mother of them all " : my all-time favourite 
Gak bisa menjelaskan kenapa, tetapi warna biru di proses gentongan, selalu berhasil menarik hati (bhs maduranya "always fascinate me"). nuansa yang dihasilkan adalah biru dengan 'hue' abu-abu yang suram (tapi mantaap) dan tidak pernah didapatkan dari batik-batik proses pewarnaan biasa.
Dan yang pasti : the maestro who done it. Masyaallaaah, bayangin mbuat-nya aja udah gidig-gidig.
Sekadar informasi : seluruh batik gentongan ini dibatik dua sisi, alias bolak-balik. Jadi kebayang lamanya pembuatannya , karena satu lembar setara dengan membuat 2 lembar kualitas tinggi 1 sisi. 
All-time favourite ini luar biasa dalam proses rendering-nya. Coba lihat detail disini : 

Gambar utama adalah daun dan bunga yang relatif biasa dan tidak terlalu detail. namun ternyata ini adalah efek yang sudah diperhitungkan. Di sisi luar setiap gambar utama, dikelilingi rendering setebal 1 cm, yang terdiri dari garis-garis haluuuuuuus yang berakhir dengan kait kail. Dan 'believe me guys' It is perfectly executed!!!


Artinya, rendering bagian bawah, tengah, atas, di baliknya, mau dijungkir etc, semua sepadan jarak dan kualitasnya. Kalo ahli kung-fu bisa ngukur keahlian lawan dari tarikan kuas di kaligrafi, kalian pasti bisa bayangkan si empu ini harus mengatur emosi, napas dan pikiran , agar seluruh bagian rendering-nya memiliki jarak, ketebalan, bentuk dan kualitas yang sama. 


Dan jangan lupa rendering yang mengisi bidang kosong sebagai background.
Jutaan kail yang sambung-menyambung yang juga digambar dengan sempurna. 
benar-benar masterpiece, in most truly sense. 
Whoever you are Nyi, i salute you.......